Monday, October 13, 2014

Membuat tepung ikan untuk burung kicauan




KLUB BURUNG





Membuat tepung ikan untuk burung kicauan



Banyak jenis pakan tambahan yang bisa diberikan kepada burung peliharaan di rumah. Kalau sebelumnya Om Kicau sudah pernah menjelaskan cara membuat pakan tambahan alternatif seperti tepung daging dan tepung udang, kali ini kita coba membuat tepung ikan sebagai pakan bergizi untuk berbagai jenis burung kicauan.


Burung yang sedang makan ikan

Burung sedang makan ikan.


Ikan sering dijadikan extra fooding (EF) / pakan tambahan untuk beberapa jenis burung kicauan. Biasanya diberikan dalam bentuk hidup dan berukuran kecil, misalnya ikan guppy atau ikan gendol / cere.


Penggunaan ikan-ikan berukuran kecil ini dimaksudkan agar burung mudah mencernanya. Padahal, ikan-ikan berukuran lebih besar justru memiliki kandungan gizi lebih tinggi dan lebih lengkap. Sayangnya, burung kesulitan untuk mengkonsumsinya.


Salah satu cara agar burung bisa mendapatkan asupan nutrisi dari ikan-ikan besar adalah mengolahnya menjadi tepung ikan, dan bisa dikonsumsi oleh semua burung pemakan serangga.


Tepung ikan untuk berbagai jenis burung peliharaan

Tepung ikan untuk berbagai jenis burung peliharaan


Bahan dan peralatan


  • Ikan (tawar / air laut)

  • Oven

  • Blender

Cara membuat tepung ikan


Bersihkan ikan dari duri-durinya, karena yang akan digunakan hanya bagian dagingnya saja.


Membuat tepung ikan

Ikan yang diambil bagian dagingnya saja | Foto: BBS.I8888.COM


Agar kandungan airnya cepat menyusut, maka daging ikan perlu dipotong lagi menjadi ukuran kecil-kecil.


Dagin ikan diiris tipis agar cepat kering | Foto: BBS.I8888.COM

Daging ikan diiris tipis agar cepat kering | Foto: BBS.I8888.COM


Selanjutnya adalah pengeringan. Pengeringan bisa dilakukan dengan beragam cara, misalnya dijemur atau dipanaskan dalam oven. Jika menggunakan oven, atur suhu 95 – 100 oC dalam waktu 15 –  20 menit.


Mengeringkan di oven

Pengeringan menggunakan oven | Foto: BBS.I8888.COM


Setelah daging ikan menjadi kering, tahap selanjutnya adalah penggilingan. Anda bisa menggunakan blender, karena hasil blenderan lebih halus sehingga bisa dikonsumsi burung-burung kecil seperti pleci atau ciblek.


giling dengan blender

Menggiling dengan blender | Foto: BBS.I8888.COM


Tepung ikan selesai dibuat dan bisa disimpan dalam toples tertutup rapat, kemudian digunakan untuk beberapa hari ke depan.


Daging ikan

Daging ikan yang sudah menjadi bubuk | Foto: BBS.I8888.COM


Cara penyajian tepung ikan


Tepung ikan bisa diberikan kepada burung dengan beberapa cara, antara lain:


  • Dicampur dengan voer halus / lembut.

  • Dimasukkan dalam cepuk pakan terpisah.

  • Dicampur dengan kroto.

Hampir semua jenis burung pemakan serangga bisa diberi tepung ikan, termasuk burung berukuran besar maupun kecil seperti pleci, ciblek, cipo, tledekan, burung madu/kolibri, dan sebagainya. Tepung ikan juga sangat baik diberikan sebagai pakan tambahan ketika burung sedang mabung. Pakan ini bisa diberikan setiap hari atau 2-3  hari sekali.


Semoga bermanfaat.


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.



diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:











Sunday, October 12, 2014

Super Kenari #5 belum terbendung di Papburi Klaten




KLUB BURUNG





Super Kenari #5 belum terbendung di Papburi Klaten



Super Kenari #5 kembali menjadi yang terbaik di kelas kenari isian. Kenari jawara koleksi Totok Dani dari Pakem (Jogja) ini belum terbendung dalam Latpres Papburi Klaten di Gedung Papburi, belakang kantor Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Rabu (8/10).


Latpres Papburi Klaten

Suasana Latpres Papburi Klaten di Gergunung, Klaten Utara, Rabu (8/10).


Seperti biasanya, latpres bulanan ini berlangsung ramai. Selain diikuti para kenarimania asal Klaten, sejumlah pemain dari Jogja juga berdatangan ke Gedung Papburi. Lokasi lomba hanya sekitar  1 km sebelah utara Kota Klaten, dari arah Jatinom.


Panitia membuka empat kelas, yaitu Kenari Isian, Kalitan, serta Standar A dan Standar B. Kelas Kenari Isian dimenangi Super Kenari #5. Sebelumnya, dalam Latpres Caponiery di Manisrenggo, Klaten, 28 September lalu, kenari milik Totok Dani ini juga tampil sebagai juara 1 Kelas Reguler (kenari bebas).


Dalam Latpres Papburi Klaten, Super Kenari #5 unggul atas Kencong milik Arif serta Flowrence milik Bayu, keduanya dari Klaten.


Totok Dani dan Super Kenari#5

Totok Dani kembali sukses bersama Super Kenari#5.


Di Kelas Kalitan, kenari Busur Panah milik H Koyik (Nareswari) meraih nilai tertinggi. Juara 2 dan 3 masing-masing ditempati Batosai milik Mbah Topang (Klaten) dan Purwoceng milik Dogles (Klaten).


Juara Kelas Kenari Kalitan

Para juara di Kelas Kenari Kalitan.


Kenari Band, kepunyaan Bandri / BG Team (Klaten) sukses menjuarai Kelas Standar A, unggul atas Semar Mendem milik Agung (Klaten) dan Mega Mendung milik Bara (Green Bell Canary).


Para finalis Kelas Standar A.

Para finalis Kelas Standar A.


Agus Gendut dari Duta Caponiery menempatkan tiga gaconya di urutan 4-6, yaitu Yellow JC, Gendis Jr, dan Jet Lee. Gendis Jr dan Jet Lee bahkan tampil sebagai juara 1 dan 2 Kelas Standar B. Adapun juara 3 dan 4 dimenangi kenari-kenari milik Ndaru Prakoso.


Duta Caponiery Klaten

Duta Caponiery Klaten mendominasi Kelas Standar B.


Iput selaku koordinator latpres di Gergunung menyampaikan terimakasih kepada seluruh partisipan. Dia mengingatkan, Papburi Klaten akan kembali menggelar kontes regular tanggal 26 Oktober 2014 di halaman Dinas Pertanian Klaten, dengan tiket mulai Rp 200 ribu. “Info selengkapnya, tunggu saja brosur resminya keluar,” ujarnya.


Adapun kontes PPK 1 Parikesit  akan kembali dibuka Sabtu (11/10) besok di Balai Desa Gergunung. Harga tiket seperti biasanya, yaitu Rp 20 ribu untuk Kelas Kalitan dan Standar B, serta Rp 30 ribu untuk Kelas Standar A. (Waca)


Panitia Papburi Klaten

Iput (berdiri, kanan) bersama Panitia Papburi Klaten.


Hasil Latpres Papburi Klaten (Rabu, 8 Oktober 2014)



























































































































KENARI ISIAN
1.    Super Kenari # 5Totok DaniJogja
2.    KencongArif ISSKlaten
3.    FlowrenceBayuKlaten
4.    Bruce LeePutu HarapanPrambanan
5.    NakulaYadi SembakoKlaten
6.    SadewaYadi SembakoKlaten
7.    LorengKuntoKlaten
8.    Super KenariTotok DaniJogja
9.    Tombo GeloBG TeamKlaten
KENASI KALITAN
1.    Busur PanahH  KoyikNareswari
2.    BatosaiMbah TopangKlaten
3.    PurwocengDoglesKlaten
4.    BondesHelda Eko PKlaten
5.    Rem BlonkNugrohoD & D Klaten
6.    SpyderRedy SFKlaten
7.    Speak TankFajar TembonkKlaten
8.    Bintang KecilPutra BaronKlaten
9.    Watu IjoAndri GomblohDt Caponiery
10.  Pinky BoyPJS ErdeveKlaten
KENARI STANDAR A
1.    BandBG Team/BandriKlaten
2.    Semar MendemAgungKlaten
3.    Mega MendungBaraGreen Bell Canary
4.    Yellow JCAgus GendutDt Caponiery
5.    Gendis JrAgus GendutDt Caponiery
6.    Jet LeeAgus GendutDt Caponiery
7.    GendonAl Canary 181Klaten
8.    NakamichiErdeve Pantang SusahKlaten
9.    VerotNareswariKlaten
10.  LembayungAgus ShaolinKlaten
KENARI STANDAR B
1.    Gendis JrAgus GendutDt Caponiery
2.    Jet LeeAgus GendutDt Caponiery
3.    NNNdaruKlaten
4.    NNNdaruKlaten
5.    ZenaNareswariKlaten
6.    VerotNareswariKlaten
7.    Trah M JrNaresariKlaten
8.    NakamichiErdeve Pantang SusahKlaten
9.    DeltaAgus PurwantoJogja
10.  RobinPairoKlaten

Selamat kepada para pemenang, tetap semangat untuk peserta lainnya.


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.



diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:











Saturday, October 11, 2014

Altis BF Jakarta budidayakan murai batu bahorok




KLUB BURUNG





Altis BF Jakarta budidayakan murai batu bahorok



Populasi murai batu di alam liar, terutama yang berasal dari wilayah utara Sumatera, saat ini kian menyusut. Sebab murai batu medan / murai batu aceh paling diminati para penggemar di seluruh Indonesia. Salah satu varietas murai batu medan yang saat ini jadi primadona adalah murai batu bahorok, atau sering disebut sebagai murai batu medan super.


Murai batu sampai saat ini memang masih menempati peringkat pertama sebagai burung kicauan terpopular di kalangan kicaumania Indonesia. Hal ini berdampak pada meningkatnya perburuan murai batu di alam liar (khususnya di Sumatera).


Perburuan murai batu di habitat aslinya makin menjadi-jadi, terutama di wilayah utara Sumatera seperti Aceh dan Sumatera Utara. Daerah yang paling sering dieksplorasi dalam rangka hunting murai batu antara lain Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).


Secara administratif TNGL berada di dua provinsi, yaitu Sumatera Utara (Kabupaten Langkat, Dairi, dan Karo) serta Nanggroe Aceh Darussalam (Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang).


Nah, murai batu yang mendiami kawasan TNGL yang berada di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, inilah yang disebut murai batu bahorok. Sebagian kicaumania sering menyebutnya sebagai murai batu medan super.


Akibat perburuan liar, populasi murai batu bahorok di habitatnya makin menyusut. Untung saja beberapa penangkar mulai tergerak untuk membudidayakannya. Salah satunya adalah Om Alay, pemilik Altis Bird Farm (BF) Jakarta.


Menurut Om Alay, murai batu bahorok memang fisik yang sangat sempurna, mengungguli murai batu dari daerah lainnya. Berikut ini karakteristik fisik MB bahorok:


  • Badannya besar.

  • Ekornya panjang menjuntai

  • Bentuk kepala papak proporsional.

  • Lehernya besar, dengan dada yang bidang.

  • Mata menonjol, dengan tatapan tajam.

  • Volume suaranya keras.

  • Mental bertempurnya bagus.

breeding murai batu bahorok

Indukan murai batu bahorok di kandang ternak Altis BF Jakarta.


Untuk memperoleh materi indukan berkualitas, Om Alay mendatangi langsung para pengepul di Langkat. “Sebagian kami dapatkan sejak masih bahan, lalu dikondisikan sebelum dimasukkan ke kandang ternak,” jelasnya.


Membangun 20 petak kandang


Om Alay memang tidak main-main dalam merealisasi keinginannya untuk beternak murai batu bahorok. Dia langsung membangun 20 petak kandang di lantai dua rumah mewahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Ukuran kandang bervariasi, tetapi sebagian besar memiliki panjang 2 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 2,7 meter. Dinding-dinding kandang terbuat dari kawat ram halus (strimin) yang semuanya tertutup. Jadi antara dinding samping kandang yang satu dan kandang lainnya diberi penyekat.


Bagian dinding depan pun tertutup. Yang terbuka hanya bagian atasnya, di mana setengah bagian tertutup asbes dan setengahnya lagi hanya ditutup kawat strimin agar sinar matahari bisa masuk ke kandang, sekaligus untuk kelancaran sirkulasi udara.


“Sengaja kandang dibuat tertutup agar burung indukan lebih tenang, tidak bunyi terus-menerus,” kata Om Alay, ketika ditemui Om Kicau di rumahnya, Pondok Gading Utama Blok C No 35-37, Kelapa Gading, Jakarta Utara.


breeding murai batu bahorok

Kandang dibuat tertutup agar pasangan induk merasa nyaman.


Karena persiapan breeding ini memang sudah matang, tidak sulit bagi Om Alay dan kru Altis BF untuk memanen anakan. Panen perdana terjadi lima bulan setelah pasangan induk dimasukkan ke kandang ternak.


Proses penjodohan murai batu bahorok


Proses penjodohan murai batu bahorok yang dilakukan Altis BF bisa dibilang dimulai dari awal. Sebagian besar calon indukan belum pernah diternak sebelumnya alias belum pernah mempunyai pasangan.


Calon induk betina diseleksi, antara lain sudah dua kali mabung atau berusia lebih dari setahun. Mental tempur atau naluri fighter bagus, kondisinya fit alias sehat, dan tidak memiliki cacat pada bagian tubuhnya.


“Tetapi syarat minimal sudah dua kali mabung sangat penting. Sebab induk betina dalam kondisi birahi yang optimal. Ini kunci utama sebelum melakukan penjodohan,” kata Om Alay.


Mengenai mental tempur, dia menjelaskan, banyak murai batu bahorok betina yang mempunyai mental tempur seperti burung jantan, serta nggacor atau rajin bunyi.


breeding murai batu bahorok

Sebagian induk jantan sedang diistirahatkan.


Adapun calon induk jantan juga harus berusia lebih dari setahun, gacor, sehat, dan tidak cacat. Di sini Om Alay melakukan trik yang unik, yaitu burung jantan sengaja dibuat drop dulu. Caranya?


Murai batu bahorok jantan akan ditrek dengan burung sejenis sampai puas bunyi dan lelah. Habis itu, calon induk jantan ditangkap, kemudian kuku dan paruhnya dipotong agar tak terlalu tajam. Ini trik untuk menghindari kematian pada murai betina jika sewaktu-waktu diserang murai jantan saat proses penjodohan.


Selanjutnya, calon induk jantan dimandikan dengan cara disemprot dalam kondisi dipegang oleh tangan perawat atau pemiliknya.


“Dengan trik ini, kondisi burung memang sedikit stres. Diharapkan dia tidak galak saat disatukan dengan burung betina di kandang ternak,” kata Om Alay yang juga breeder burung perkutut, dan menjadi salah seorang pengurus di P3SI Pusat.


“Apakah calon induk jantan yang dibuat ngedrop bisa pulih kondisinya, Om?,” tanya Om Kicau.


Om Alay pun menjawab bisa, tetapi butuh waktu 1-2 minggu. Saat kondisi pejantan masih drop, biasanya malah mudah berjodoh dengan burung betina.


Begitu disatukan dan tidak berantem, kedua calon induk akan segera kawin. Sebelumnya, tempat sarang sudah disiapkan di bagian atas dinding kandang.


Untuk memenuhi kebutuhan gizinya selama proses reproduksi, setiap pasangan induk mendapat asupan minimal 30 ekor jangkrik pada pagi hari dan 30 ekor lagi pada sore harinya. Kroto segar dan beberapa ekor cacing tanah diberikan dua kali seminggu.


Anakan yang baru menetas dibiarkan dalam perawatan induknya. Kalau sudah berumur 7-8 hari, anakan murai batu dipanen dan dipindah ke dalam boks yang telah dilengkapi lampu penghangat. Setelah anakan dipanen, seminggu kemudian pasangan induk akan kembali berproduksi.


breeding murai batu bahorok

Boks khusus untuk pembesaran anakan murai batu pascapanen.


“Selama masih di dalam boks, anakan murai batu diloloh dengan adonan voer dicampur jangkrik halus yang sudah dibersihkan kaki dan kepalanya. Perawatan seperti ini diberikan hingga anakan belajar makan sendiri, biasanya sampau umur satu bulan,” tambah Om Alay.


Anakan murai batu ini didesain sedemikian rupa sehingga tidak terlalu jinak terhadap manusia. Alasannya, murai batu justru akan lebih bagus apabila sedikit giras.


Kini anakan murai batu bahorok produksi Altis BF makin laris-manis di pasaran. Harga trotolan yang dibanderol relatif terjangkau, yaitu Rp 3 juta per ekor. Kualitas genetiknya dijamin asli MB bahorok.


Untuk meningkatkan kualitas anakan, Om Alay juga membeli murai batu bahorok bernama AS yang kerap menjuarai lomba. Induk jantan ini dibelinya dari Om Cece Jakarta, yang juga pemilik murai batu Anak Perkasa. (d’one)


breeding murai batu bahorok

Om Alay memantau induk jantan dan betina melalui CCTV.


Om Alay / Altis Bird Farm


Alamat: Pondok Gading Utama Blok C No 35-37, Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Kontak: HP 0822 5715 4899 / Pin BB 29F2C5F8


Semoga bermanfaat.


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.



diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:











Friday, October 10, 2014

Tips dan trik menarik seputar perawatan burung pleci




KLUB BURUNG





Tips dan trik menarik seputar perawatan burung pleci



Sebenarnya sudah banyak tips perawatan burung pleci yang pernah ditayangkan Om Kicau. Namun, rasanya masih banyak hal yang perlu digali lebih dalam lagi. Untuk menambah referensi Anda, para plecimania, kali ini Om Kicau ingin menampilkan beberapa tips dan trik menarik seputar perawatan burung pleci.


Merawat pleci bisa dilakukan dengan berbagai varasi perawatan

Merawat burung pleci bisa dilakukan dengan berbagai varasi.


Memang, perawatan burung pleci maupun jenis burung kicauan lainnya tak harus berkutat pada perawatan harian yang umum saja. Artinya, kita bisa juga mencoba hal-hal lain secara lebih bervariasi, sesuai dengan karakter individu burung tersebut.


Namun  tips dan trik ini hanya dianjurkan untuk sobat plecimania yang belum menemukan setelan yang pas, baik untuk keperluan lomba atau sekadar hiburan di rumah. Bagaimana pun, burung rumahan juga harus merdu didengar bukan? Bagi sobat plecimania yang gaconya sudah jos, apalagi sering moncer di lomba, abaikan saja tips dan trik ini.


Ritual pleci mandi bareng


Pleci termasuk burung yang sangat suka mandi. Di alam liar, kawanan pleci sering terlihat mandi bersama. Mereka melakukan hal itu sebagai ekspresi bersenang-senang bersama rekan-rekan koloninya. Istilahnya, mereka menjalankan ritual pleci mandi bareng, he.. he.. he..


Nah, jika di rumah ada beberapa ekor burung pleci, Anda pun bisa membuat mereka bersenang-senang. Caranya, kumpulkan sangkar mereka dalam bentuk lingkaran, lalu mandikan burung secara bersama-sama dengan memasukkannya ke dalam karamba mandi. Bisa juga dengan menyemprotnya satu-persatu.


Pleci sangat suka mandi bareng burung pleci lainnya

Pleci sangat menyukai ritual mandi bareng.


Di alam liar, burung pleci juga sangat menyukai guyuran air yang menerpa tubuhnya (silakan lihat gambar di bawah). Ini terlihat saat turun hujan, di mana kawanan pleci tidak berteduh, tetapi memilih hujan-hujanan. Oleh sebab  itu, kita bisa mengadopsi kesenangan mereka ketika burung dalam perawatan manusia (di dalam sangkar).


Pleci hujan-hujanan

Burung pleci senang hujan-hujanan.


Jika ada 1-2 ekor pleci di rumah, Anda bisa memasukkannya dalam karamba mandi, kemudian disemprot halus sehingga nuansanya seperti diguyur air hujan. Hal ini bukan hanya memberi kesenangan pada pleci, tetapi juga salah satu bentuk terapi penjinakan atau terapi membangkitkan mental pleci yang ngedrop.


Sebentar lagi musim hujan. Anda juga bisa memasukkan pleci ke karamba mandi, kemudian karamba mandi digantang pada tempat yang terkena air hujan. Namun Om Kicau mengingatkan, tips menghujan-hujankan pleci sebaiknya dilakukan saat hujan turun pada pagi hari, dan maksimal hanya sampai pukul 09.30.


Mengapa?


Karena itulah momen yang sangat disukai pleci di alam liar. Air hujan di pagi hari masih bersifat menyegarkan. Jadi, jangan lakukan tips ini selepas pukul 09.30 sampai sore hari. Sebab air hujan sudah mengandung zat asam yang tidak baik untuk kesehatan burung.


Tips menjemur burung pleci


Pleci bukan termasuk jenis burung yang tahan cuaca panas. Hal ini harus menjadi perhatian kita, terutama saat ingin menjemurnya. Durasi penjemuran pleci idealnya hanya 30 menit saja pada pagi hari, dan 30 menit berikutnya pada sore hari ketika matahari mulai terbenam.


Menjemur pleci

Penjemuran burung pleci cukup 30 menit saja.


Usahakan setiap hari ada kesempatan menjemurnya, meski hanya sebentar. Sebab jika jarang terkena paparan sinar matahari, tubuh pleci juga menjadi kurang sehat. Dia akan sering mengembangkan bulu-bulunya, dan bisa juga membuatnya mengalami kegemukan / obesitas, sehingga menjadi malas beraktivitas termasuk jarang berkicau.


Jangan menggantang pleci di dekat burung lainnya


Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan menggantang burung pleci di dekat burung kicauan jenis lainnya. Di alam liar, pleci kerap menjadi mangsa burung cendet / pentet, srigunting, cililin, gagak, elang, dan burung hantu.


Jika Anda menggantang pleci di dekat burung kicauan lainnya, maka bisa memberikan efek yang kurang baik bagi pleci. Selain burung merasa tidak nyaman, pleci juga merasa terintimidasi sehingga membuatnya mudah stres.


Akibat lebih lanjut, pleci yang sebenarnya sudah jinak bakal berubah menjadi liar kembali. Naluri bertahan hidupnya (survive) akan membuat burung pleci sering grabak-grubuk menabrak jeruji sangkar, dan ini bisa melukai bahkan sampai menyebabkan kematian.


Jadi, jauhkan sangkar pleci dari keberadaan burung-burung jenis lainnya. Jangan menganggap remeh masalah ini. Para plecimania di negeri jiran pun selalu mengamankan plecinya begitu mengetahui ada burung predator berkeliaran di halaman atau di luar rumah. Meski sang predator tak mungkin bisa memangsanya (terhalang jeruji sangkar), pleci pasti ketakutan dan mudah stres.


Pleci senang bertemu burung sejenis di luar koloninya


Tahukah Anda, cara singkat membuat pleci cepat buka paruh adalah sering mengajaknya jalan-jalan untuk bertemu dengan burung sejenis di luar kelompok atau koloninya yang selama ini selalu menemaninya di rumah.


Umumnya, ketika bertemu dengan burung sejenis di luar koloninya, pleci akan menunjukkan kegembiraannya dengan suara kicauan yang lebih lantang. Bahkan ada juga pleci yang loncat-loncat,  jumpalitan di dalam sangkar, untuk mengungkapkan kegembiraannya bertemu dengan kawan barunya.


Pleci senang bertemu kelompok pleci yang lain diluar kelompoknya

Pleci senang bertemu burung sejenis di luar koloninya | foto:  sgmataputeh


Jadi, bawalah pleci Anda sekadar berkumpul bersama rekan-rekan satu komunitas seminggu sekali di tempat yang telah ditentukan, seperti warung makan, warung kopi, atau di lapangan. Usahakan lokasi pertemuan dibuat berbeda-beda setiap minggunya. Misalnya minggu I di warung makan, minggu II di lapangan, minggu III di warung kopi, minggu IV balik lagi ke warung makan, dan seterusnya.


Putarkan suara terapi untuk pleci


Kalau tidak mempunyai waktu untuk mengajak pleci jalan-jalan setiap akhir pekan, Anda bisa memutarkan suara terapi alam. Kalau belum memiliki audio terapi yang dimaksud, silakan buka lagi tautan di bawah ini:


Itulah beberapa tips dan trik menarik seputar burung pleci agar nantinya bisa menjadi burung berkarakter dan memiliki mental lebih baik.


Semoga bermanfaat.


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.



diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:











Thursday, October 9, 2014

Burung-madu hitam nan eksotis




KLUB BURUNG





Burung-madu hitam nan eksotis



Burung-madu hitam atau black sunbird (Leptocoma sericea) merupakan salah satu anggota keluarga Nectariniidae. Spesies ini merupakan burung endemik Indonesia, dengan wilayah persebaran terbatas di Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sebagian kicaumania menyebutnya kolibri hitam, karena hampir seluruh bulu-bulunya berwarna hitam mengkilap.


Burung madu hitam

Burung-madu hitam / black sunbird (Leptocoma sericea) merupakan burung endemik di Indonesia.


Meski warna bulunya dominan hitam, penampilan burung-madu hitam secara keseluruhan sangat eksotis. Tidak heran jika dalam beberapa pekan terakhir, burung ini banyak dicari para penggemar burung-madu, yang sering difahami secara keliru sebagai burung kolibri.


Namun, maaf ya…, Om Kicau sekadar mengingatkan bahwa semua spesies burung dari keluarga Nectariniidae ditetapkan Pemerintah RI sebagai burung dilindungi, karena perannya yang sangat besar dalam penyerbukan aneka tanaman di perkebunan dan hutan-hutan.


Kalau populasinya di alam liar menipis, jumlah tanaman di hutan pun bakal menyusut sehingga berpotensi menyebabkan hutan tandus, tanah longsor, dan banjir bandang. Yuk, kita jalankan hobi burung kicauan secara bermartabat. Bukankah masih banyak jenis burung kicauan hasil penangkaran, atau burung-burung lain yang statusnya tidak dilindungi?


Karena itu, bagi sobat kicaumania yang sudah memilikinya, apalagi ada jantan dan betina, lebih dianjurkan untuk diternak sehingga kita bisa memuaskan hobi tanpa harus melanggar aturan pemerintah. Oke?


ini burung madu menjadi burung yang banyak dicari. Beberapa spesies burung madu seperti burung madu bakau yang dikenal dengan kolibri ninja, burung madu pengantin dan burung madu hitam menjadi beberapa spesies burung madu yang sedang naik daun.


Burung-madu hitam mempunyai postur tubuh kecil, dengan panjang sekitar 11 cm. Burung jantan dan burung betina mudah dibedakan, karena penampilan dan warna tubuhnya memang berbeda.


Seperti terlihat pada gambar di bawah ini, burung jantan berwarna hitam yang berkilau ungu dan kebiruan. Adapun burung betina mempunyai kepala bewarna abu-abu, tenggorokan pucat, sayap dan punggung zaitun, serta bagian perut berwarna kuning pucat.


jantan betina burung madu hitam

Burung-madu hitam jantan (kiri) dan betina.


Burung-madu hitam mempunyai 23 subspesies / ras yang tersebar di pulau-pulai kecil mulai dari Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Berikut ini rinciannya:




  1. Leptocoma sericea grayi : Sulawesi Utara, termasuk Manadotua, Bangka dan Lembeh.

  2. Leptocoma sericea porphyrolaema: Sulawesi (kecuali Sulawesi Utara), termasuk Togian, Muna, Butung dan Labuan Belanda.

  3. Leptocoma sericea sangirensis : Kepulauan Sangihe, Siau dan Ruang (Sulawesi Utara).

  4. Leptocoma sericea talautensis: Kepulauan Talaud (Sulawesi Utara).

  5. Leptocoma sericea auriceps: Tifore, Morotai, Halmahera, Ternate, Mare, Makian, Bacan, Obi, Damar, Muor, Gebe, serta Kepulauan Banggai dan Sula di Sulawesi.

  6. Leptocoma sericea auricapilla: Pulau Kayoa (Halmahera).

  7. Leptocoma sericea cochrani: Papua Barat (Waigeo, Misool).

  8. Leptocoma sericea mariae: Pulau Kofiau (sebelah utara Pulau Misool, Papua Barat).

  9. Leptocoma sericea proserpina: Pulau Buru.

  10. Leptocoma sericea aspasioides: Seram, Ambon, Nusa Laut, Kepulayan Watubela, dan Kepulayan Aru.

  11. Leptocoma sericea chlorolaema: Kepulauan Kai.

  12. Leptocoma sericea sericea: Papua (termasuk Manam, Karkar, Adi, Gag), kecuali wilayah tenggara Papua.

  13. Leptocoma sericea maforensis: Pulau Numfor (Teluk Cendrawasih).

  14. Leptocoma sericea mysorensis: Pulau Biak (Teluk Cendrawasih) dan Kepulauan Schouten.

  15. Leptocoma sericea nigriscapularis: Meos Num dan Pulau Rani (Teluk Cendrawasih).

  16. Leptocoma sericea salvadorii  ditemukan di P. Yapen (Teluk Cendrawasih).

  17. Leptocoma sericea veronica  ditemukan di P. Liki, Papua Barat.

  18. Leptocoma sericea cornelia  ditemukan di P. Tarawai, Papua.

  19. Leptocoma sericea corinna  ditemukan di Kep. Bismarck (kecuali Kep. Feni).

  20. Leptocoma sericea eichhorni  ditemukan di P. Feni, timur Kep. New Ireland.

  21. Leptocoma sericea caeruleogula  ditemukan di P. Umboi dan New Britain.

  22. Leptocoma sericea vicina ditemukan diPapua bagian tenggara.

  23. Leptocoma sericea christianae ditemukan di Kep. Trobriand, Kep. D’Entrecasteaux, P. Woodlark dan Kep. Louisiade, Papua bagian tenggara.

Untuk perbedaan antara burung-madu hitam dengan burung-madu bakau bisa dilihat dalam gambar berikut ini:


madu hitam dan bakau

Perbedaan burung-madu hitam (kiri) dan burung-madu bakau.


Sebagaimana jenis burung-madu (sunbird) lainnya, burung-madu hitam mempunyai paruh panjang-melengkung yang akan digunakannya untuk mengisap sari bunga atau nektar. Beberapa spesies sunbird bahkan mampu melakukan hoovering atau gerakan terbang vertikal (dari atas ke bawah, atau sebaliknya), seperti ciri khas burung branjangan.


Hanya saja, gerakan hoovering pada burung-madu sangat terbatas, yaitu hanya terbang di sekitar bunga yang akan diisap nektarnya. Bahkan gerakan hoovering burung-madu masih kalah dari burung kolibri (hummingbird) yang memiliki habitat di Amerika Utara dan Amerika Tengah, yaitu terbang sambil bergerak maju-mundur.




Burung madu hitam dalam kondisi breeding

Burung madu hitam dalam kondisi breeding


Suara kicauan burung-madu hitam terdiri atas suara cerecetan yang cukup tajam, seperti kombinasi suara pleci dan burung kemade (cabai-cabaian).


Berikut beberapa suara kicauan burung-madu hitam atau black sunbird:



  • Suara kicauan burung madu variasi 1


  • Suara kicauan burung madu hitam variasi 2


  • Suara kicauan burung madu hitam variasi 3







Salam sukses, Salam dari Om Kicau.






diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:














Wednesday, October 8, 2014

Semarak PJSI Solo: Lovebird Sri Ratu dan Putri Solo sama-sama nyeri




KLUB BURUNG





Semarak PJSI Solo: Lovebird Sri Ratu dan Putri Solo sama-sama nyeri



Kontes Semarak PJSI di komplek Stadion Manahan Solo, Minggu (5/10) siang, berlangsung meriah. Para peserta datang dari berbagai daerah di kawasan Solo Raya, DIY, hingga daerah perbatasan Jatim – Jateng seperti Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo.


Semarak PJSI Solo - kelas lovebird

Suasana kelas lovebird yang seru dalam Semarak PJSI Solo, Minggu (5/10).


Kebetulan pada hari yang sama nyaris tidak ada even berbarengan di Solo Raya, sehingga Semarak PJSI bisa dihadiri banyak peserta. Dari DIY terlihat nama-nama seperti Anas Naswa, Tedi BKS, Dicko Gembul, Bagoes AB-AE, Mr Gendon, serta Pitik dan kawan-kawan dari Zona BF.


Seperti biasa, kelas paling seru dan ramai adalah lovebird yang terdiri atas empat sesi. Banyak lovebird langganan juara turun di sini. Itok LB Shop, misalnya, menurunkan Sri Ratu yang baru kelar mabung dan Naga Sakti yang masih belia.


Lovebird Sri Ratu diperoleh Itok dari sohibnya, Eko Jangkrik CKM. Adapun Naga Sakti baru saja diperoleh dari Jefry Osella, saat bulu-bulunya masih basah pada umur 6 bulan.


Eko LMS menurunkan andalannya, Rose, juara Piala Raja 2014. Benny Luwes membawa Sekar Ayu yang meraih double winner dalam even Bupati Cup Sragen. Andi GBU menurunkan New JJ dan Sae.


Adapun Eko Lion (Sri Bintang SF) menurunkan Hello Kitty 3. Deny Chelsea membawa Zahra, dan M Andrian mengandalkan lovebird Fatin. Mr Cool menurunkan Inul, Kebo SF Wonogiri membawa Kijang G dan Putri Solo milik Ari SF.


Persaingan lovebird pada level tim di Solo Raya kini makin ketat. Apabila sebelumnya sering didominasi Luwes BC, kini muncul bird club baru yang juga lebih fokus di lovebird, yaitu Solo Star BC. Lihat saja para punggawanya terdiri atas Mr Duwo, Andi GBU, Lilik, Mr Cool, Jefry Osella, Eko Lion, dan lain-lain.


Solo Star BC

Solo Star BC siap meramaikan kelas lovebird.


Tetapi empat kelas lovebird jutru dijuarai dua burung saja, yaitu Sri Ratu milik Itok LB Shop dan Putri Ayu milik Ari SF (Solo). Sri Ratu menjuarai Kelas VIP, diikuti Sekar Ayu milik Benny Luwes dan Fatin milik M Andrian (Sukoharjo).


Itok LB Shop

Itok LB Shop: Sri Ratu makin matang, dan raih double winner.


Di Kelas Bintang A, Putri Solo milik Ari SF tampil sebagai juara pertama. Juara 2 dan 3 diraih Hello Kity 3 milik Eko Lion dan Sae milik Andi GBU, keduanya dari Solo Star BC.


Adapun Kelas Bintang B dijuarai Sri Ratu, sehingga gaco Itok meraih double winner. Fatin lagi-lagi harus puas di posisi runner-up. Juara 3 dan 4 masing-masing diraih Naga Sakti, juga milik Itok, dan New JJ milik Andi GBU (Solo Star BC).


Sesi terakhir, Kelas Sejati, dimenangi Putri Solo milik Ari SF. Putri Solo menyamai prestasi Sri Ratu yang sama-sama meraih double winner. Lovebird Rose berada di urutan kedua, sedangkan Zahra dan Sekar Ayu masing-masing juara 3 dan 4.


Selain lovebird Sri Ratu dan Putri Solo, ada dua burung lagi yang meraih double winner, yaitu murai batu Rossi milik Mr Gendon dan cendet Embasy milik Anas Naswa, keduanya dari Jogja.


Prestasi Rossi belakangan ini makin apik dan sering menjuarai lomba. Dalam even ini, Rossi unggul atas beberapa murai jawara seperti  Cleopatra milik Nanang Putra Katong, King Kobra milik Didik Aksi, serta Gurita milik Untung.


Mr Gendon

Mr Gendon: Murai batu Rossi nyeri juara 1.


Nampaknya pertarungan belum selesai, akrena keempat burung ini bakal bertemu lagi dalam even Wali Kota Cup Magelang di halaman RSJ Magelang, Minggu (12/10) mendatang.


Cendet Embasy juga kian trengginas, dan kini menjadi buah bibir di kalangan cendetmania Blok Tengah. Bayangkan, Sabtu (4/10) lalu Embasy memborong dua gelar juara 1 dalam Pesta Rakyat KMYK di Jogja. Sehari kemudian sudah berlaga di Solo, dan kembali meraih double winner.


Anas Naswa dan endet Embasy

Anas Naswa: Cendet Embasy siap ke Wali Kota Cup Magelang (12/10).


Menurut pemiliknya, Anas Naswa, cendet Embasy baru dibelinya Rabu (1/10) lalu. Namun Anas enggan menyebutkan asal usulnya, juga berapa bandrol belinya. “Yang jelas, Embasy siap tampil lagi dalam Wali Kota Cup di Magelang,” tandasnya.


Kelas kacer juga dimenangi burung yang sehari-hari dirawat di Jogja. Kelas VIP dijuarai kacer Papah milik Fitri BKS Samarinda, yang selama ini ditangani Tedi BKS di Jogja. Adapun Kelas Bintang dimenangi kacer Tora, milik Yusuf Putra IMI, yang diturunkan Fandi.


Satu-satunya kelas pleci juga dimenangi burung rawatan Jogja, yaitu Putra Mandala milik Bagoes AB-AE, yang sebelumnya meraih juara 1 dan 2 dalam even akbar 168 Cup III di Semarang, 28 September lalu.


Bagoes AB-AE dan pleci Putra Mandala

Bagoes AB-AE bersama pleci Putra Mandala.


( lihat juga Video pleci Putra Mandala dan tip perawatannya )


Pleci Putra Mandala

Pleci Putra Mandala in action.


Dua kelas cucak hijau dimenangi burung yang berbeda. Green Joss milik Budi Blenk Karanganyar berhasil menjuarai Kelas Bintang, diikuti Batik Madrim milik Ogel (GMC Wonogiri). Adapun Kelas VIP dijuarai B Nam milik Budi Ngrambe (Ngawi), diikuti Grend milik Nanang Lukas dari Luwes BC. (Waca)


Luwes BC

Gaco-gaco Luwes BC tetap eksis di papan atas.


Hasil Lomba Semarak PJSI Solo (klik di sini)


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama:











Tuesday, October 7, 2014

Hasil Latber Polder disumbangkan kepada kicaumania yang sakit liver




KLUB BURUNG





Hasil Latber Polder disumbangkan kepada kicaumania yang sakit liver



Latber Polder Air Hitam Samarinda rutin digelar setiap Jumat, mulai pukul 14.30 WITA. Jadwal ini memang ditepati, terbukti Jumat (3/10) lalu digelar latber yang terdiri atas 14 kelas dan sebagian besar full peserta. Atas inisiatif panitia yang diamini para peserta, selang dua kemudian atauMinggu (5/10), digelar kembali latber untuk tujuan amal. Semua hasil latber (Rp 2.112.000) disumbangkan kepada Om Delon Melon, kicaumania yang terbaring di rumah sakit akibat penyakit liver.


Latber Polder Air Hitam Samarinda

Suasana kelas cucak hijau yang full peserta dalam Latber Polder Air Hitam Samarinda.


Latber dadakan hari Minggu itu dimulai lebih awal, yaitu pukul 13.30. Panitia yang digawangi Om Edi Polder dan Om Andung mencoba mengambil prakarsa amal, setelah mendengar kabar Bapak Mashudi, atau lebih akrab disapai Om Delon Melon, dirawat di rumah sakit lantaran sakit liver.


Seluruh hasil penjualan tiket yang terkumpul sebesar Rp 2.112.000 kemudian dibawa Om Andung dan kawan-kawan ke rumah sakit di mana Om Delon Melon dirawat, dan langsung diserahkan kepada yang bersangkutan.


Selain uang hasil penjualan tiket, ada donatur tambahan pada beberapa pedagang burung di Samarinda, yaitu Kios Kacong Sambutan, Kios Burung Pemuda, Kios Darto Pelita, Kios Hasta Bengkuring, Kios Ali Gerilya, Kios Pak Moh, dan Agus GM Ciblek.


“Seluruh sumbangan kita serahkan Minggu malam seusai lomba. Atas nama keluarga Bapak Delon, kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dan donasi dari para kicaumania di Samarinda. Semoga ini makin mempererat tali sitarurahmi di antara kita. Saat lomba, kita bersaing. Di luar lapangan, kita bersaudara,” kata Om Andung.


Sumbangan Polder Air Hitam

Om Andung (kiri) menyerahkan sumbangan kepada Om Delon Melon.


Bagi Polder Air Hitam, mengelola latber secara dadakan pun tidak masalah. Sebab mereka sudah memiliki fasilitas lomba permanen, bahkan terlengkap di Kalimantan Timur, serta sudah memiliki perangkat lomba lainnya seperti juri dan korlap yang selalu stand-by jika sewaktu-waktu diperlukan.


Dalam latber amal ini, kacer Over Dosis milik Alex (Golden SF) meraih double winner setelah menjuarai Kelas Sosial dan Kelas Amal. Jagoan lain yang bersinar adalah kacer Kelana milik H Hendra (Pelangi BC) yang berhasil meraih sekali juara 1 dan dua kali juara 2.


Om Alex juga berjaya di kelas murai batu. Gaconya pun diberi nama yang sama, Over Dosis, yang meraih tiga gelar juara 1 dan sekali juara 4 dari empat kelas yang dibuka panitia. MB Over Dosis tampil memukau dan ciamik, sehingga berhasil menggempur dan melibas lawan-lawannya.


Golden SF

Om Alex (berdiri, tengah) dan Tim Golden SF.


Kelas cucak hijau didominasi Alken. Burung milik Awie (Lamasia BC) ini nyaris mencetak quattrick. Sayangnya, di Kelas Donasi, Alken harus puas di urutan kedua di bawah cucak hijau Rossi milik Riky dari Jelawat. Padahal tiga sesi lain sudah dimenangi Alken.


Lamasia BC

Om Awie (berdiri, kanan) bersama Tim Lamasia BC.


Lovebird RCF nyaris hattrick dalam Latber Jumat


Dalam Latber Polder Air Hitam hari Jumat (3/10), yang merupakan agenda mingguan, jumlah peserta memang lebih banyak daripada latber amal. Panitia membuka 14 kelas, di mana kelas kacer (3 sesi), murai borneo (3), cucak hijau (3), dan lovebird (3) semuanya full peserta.


Lovebird RCF milik Om Kancil (Trisari) menjadi bintang lapangan setelah meraih double winner plus sekali runner-up. RCF menang di Kelas A dan B. Adapun Kelas C dijuarai lovebird Cinta milik Candra (Lamasia BC), dan RCF di urutan kedua.]


Pak Kancil Bhimex SF

Om  Kancil bersama lovebird RCF (sangkar kiri) dan Rembo.


Om Kicau pernah memuat profil Om Kancil, yang sehari-hari berprofesi sebagai pembuat arang batok kelapa. Setiap ke arena lomba, dia diantar istrinya mengendarai seperda motor sambil membawa lovebird RCF.


( baca juga RCF: Lovebird milik pembuat arang yang moncer di Polder Air Hitam )


Kacer Kotak milik Om Sakka (Gg Sanggam) juga berhasil meraih double winner. Burung ini tidak mendapat perlawanan berarti ketika tampil di Kelas A dan B, sehingga tampil sebagai juara 1.


Namun di Kelas C, Kotak harus puas di posisi ketiga. Juara 1 dan 2 masing-masing ditempati Raja Libas II milik Rusdy (Rajawali BC) dan Arjuna milik Ragil T dari Pelangi BC.


Latber Polder Air Hitam setiap hair Jumat mulai pukul 14.30 memang sering dimanfaatkan para kicaumania Samarinda dan sekitarnya sebagai ajang pemanasan menuju lomba yang lebih besar. (v1rgoboy)


Hasil Latber Jumat (3/10)  |  Hasil Latber Amal – Minggu (5/10)


Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).


Navigasi Utama: